Penyerahan KUR Ramaikan HUT ke 64 Bank NTT di Lembata

HUT ke 64 Bank NTT Cabang Lembata

LEWOLEBA, terasntt.co — Perayaan HUT ke 64 Bank NTT di Kabupaten Lembata diwarnai dengan penyerahan KUR bagi UMKM dan kredit khusus Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kantor cabang Lewoleba, 17 Juli 2026. Mengusung tema ” Bersama menuju puncak ” Bank NTT mengawali ini serangkaian kegiatan bakti sosial dan olahraga bersama internal karyawan serta mitra.

Kepala Bank NTT Lewoleba, Petrus Soba Lewar menjelaskan, bahwa perayaan HUT ke-64 ini diramaikan dengan berbagai kegiatan olahraga bersama internal karyawan maupun instansi mitra.

Adapun kegiatan tersebut meliputi :
Bakti Sosial, seluruh karyawan gotong-royong membersihkan lingkungan sekitar Kantor Cabang Lewoleba demi kenyamanan pelayanan nasabah.

Turnamen Futsal Antar-Instansi: Diikuti oleh 17 tim tangguh dari lingkup Pemkab Lembata yang berlangsung sejak 7-15 Juli 2026. Kompetisi ini berhasil dijuarai oleh instansi vertikal Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lembata.

BACA JUGA:  Melki Laka Lena Daftar di PAN sebagai Cagub, Ahmad Yohan : Saya Siap Pasang Badan

Jalan Sehat & Samba (Senam Bersama): Digelar khusus untuk meningkatkan kebugaran fisik serta kesehatan mental para karyawan.

Dan ada puncak acara seremonial, Jumat (17/7/2026) pagi ditandai dengan pelaksanaan apel bersama seluruh jajaran pimpinan dan staf.

Pada kesempatan itu, Petrus Lewar menekankan, bahwa perjalanan melayani masyarakat Lembata tidak luput dari tantangan. Namun, tantangan tersebut harus dihadapi dengan integritas tinggi.

“Artinya, dengan semangat kerja keras dan memberikan pelayanan terbaik, saya yakin kita pasti mencapai hasil yang baik sebagai puncak kesuksesan kita bersama. Keberhasilan hanya bisa dicapai melalui persatuan, kebersamaan, kolaborasi, dan terus berinovasi untuk menjaga kepercayaan nasabah,” ungkapnya.

Sementara Kuota KUR yang dialokasikan pemerintah pusat bagi masyarakat Lembata sebesar Rp 13 miliar sip disalurkan terutama bagi pelaku UMKM juga Kredit Khusus PMI.

BACA JUGA:  Pergub Jam Belajar Siap Diimplementasikan, Pemprov Minta Dukungan Semua Pihak

Petrus berharap para pelaku UMKM di Lembata dapat memanfaatkan modal kerja ini secara maksimal demi mengembangkan usaha produktif mereka. Dan juga membuka ruang kredit khusus bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lembata melalui skema khusus kredit khusus.

Syarat bagi kredit khusus PMI ini adalah, pinjaman di bawah Rp 100 Juta: Diberikan tanpa jaminan (agunan). Sedangkan di atas Rp 100 Juta dengan jaminan, namun tidak memberatkan, seperti sertifikat tanah nasabah.

Sementara sistem pengembaliannya, dapat diangsur setiap bulan setelah PMI mulai aktif bekerja di luar negeri.(**)