Pemda Ngada – Bank NTT Hadirkan Sistem Pembayaran Non-tunai Retribusi Pasar

Kantor bank NTT pusat

BAJAWA, terasntt.co — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ngada terus berupaya
meningkatkan penerimaan daerah di sektor retribusi. Untuk itu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat mengandeng Bank NTT menerapkan sistem pembayaran non-tunai lewat program digital agar lebih transparan dan efisien.

Uji coba perdana dilakukan di Pasar Aimere, dan direncanakan akan diperluas ke pasar-pasar lain dengan aktivitas perdagangan tinggi. 

Kepada media Kepala Bapenda Ngada, Wili Ajo, menegaskan bahwa digitalisasi transaksi, baik pajak maupun retribusi, kini menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah.

“Setiap transaksi tercatat secara real time. Kami bisa mengetahui secara pasti jumlah retribusi yang masuk setiap hari,” kata Wili Ajo.

Menurut dia dalam implementasi setiap pedagang akan dibekali kode QR yang memuat identitas serta besaran retribusi sesuai luas dan jenis lapak. Petugas pemungut cukup memindai kode tersebut menggunakan ponsel pintar. Nilai tagihan akan muncul otomatis di aplikasi dan langsung terhubung dengan sistem perbankan.

BACA JUGA:  RUPS LB Tunjuk Fritz Fanggidae Jadi Plt. Dirut Jamkrida

Selain meningkatkan akurasi data penerimaan, lanjut Ajo, sistem ini pembayaran retribusi juga dinilai mampu menekan potensi kebocoran serta mengurangi biaya operasional, termasuk pengadaan karcis manual. Seluruh transaksi dapat dipantau secara langsung melalui dashboard yang disediakan pihak bank.

Kepala Bank NTT Cabang Bajawa, Devideris D. Harri Seso, menyebut sistem ini mempercepat proses penagihan sekaligus memastikan integrasi data antara petugas lapangan dan pemerintah daerah.
 
“Begitu transaksi dilakukan, datanya langsung masuk dan bisa dipantau. Ini membuat proses lebih efisien dan transparan,” katanya.

Untuk mendukung implementasi, Bank NTT juga menyiapkan perangkat berupa ponsel pintar dan printer bluetooth bagi petugas untuk mencetak bukti pembayaran di lokasi.(**)

BACA JUGA:  Silaturahmi ke PWNU, Sejumlah Harapan Umat Muslim Dititip ke Melki Laka Lena