KUPANG, terasntt.co — Bank NTT memastikan pembagian deviden bagi pemegang saham sebesar Rp 151 mimiar.
pembagian dividen tetap dilakukan meski capaian laba perusahaan berada di bawah target yang ditetapkan sebelumnya.
Demikian hal ini disampaikan Dirut Bank NTT, Paulus Charlie, kepada wartawan usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026, di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT, Minggu (24/5/2026).
Ia menjelaskan, pembagian dividen tetap dilakukan meskipun capaian laba perusahaan berada sedikit di bawah target yang ditetapkan sebelumnya. Walau dalam kondisi demikian, keuangan bank dinilai masih cukup kuat dengan dukungan cadangan modal yang memadai.
“Kita bagi sama seperti tahun lalu, sekitar Rp151 miliar kepada seluruh pemegang saham. Memang laba kita sedikit di bawah target, tetapi kita masih memiliki cadangan modal sekitar Rp 49 miliar,” katanya.
Menurutnya, dalam pembagian dividen Pemerintah Provinsi NTT sebagai pemegang saham terbesar diproyeksikan menerima porsi paling tinggi sekitar Rp 30 miliar. Sementara pemegang saham lainnya menerima sesuai porsi kepemilikan masing-masing.
Charlie menambahkan, bahwa melalui RUPS tersebut, Bank NTT berkomitmen untuk terus menjaga kinerja keuangan yang sehat, memperkuat permodalan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan sektor produktif.(**)






