NAGEKEO, terasntt.co — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, memastikan penanganan dan perbaikan total RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, dipercepat menyusul kerusakan akibat gempa bumi.
Hal itu disampaikan Gubernur Melki saat meninjau RSUD Aeramo, Rabu (9/9/2026).
Didampingi Bupati Nagekeo Simplisius Donatus dan Direktur RSUD Aeramo dr. Chandrawati, Gubernur melihat langsung pelayanan rumah sakit lapangan yang masih berlangsung di tengah kondisi pascabencana.
Melki menegaskan, kondisi gedung RSUD Aeramo membutuhkan penanganan serius dan perbaikan total tidak boleh ditunda.
Menurutnya, kondisi bangunan tersebut telah menjadi perhatian Menteri Kesehatan.
“Gedung ini memang harus diganti. Ini sudah dalam perhatian Menteri Kesehatan. Kita tunggu semua data masuk,” ujar Melki.
Meski sebagian pelayanan harus dilakukan di tenda dan fasilitas sementara, RSUD Aeramo tetap melayani masyarakat. Tercatat sekitar 109 kunjungan rawat jalan dan 38 pasien rawat inap. Pelayanan operasi juga tetap berjalan, dengan hampir 80 tindakan dilakukan menggunakan dua ruang operasi yang tersedia.
Bahkan, tenaga kesehatan tetap melakukan operasi saat gempa terjadi. Kondisi tersebut mendapat apresiasi khusus dari Gubernur.
“Pada saat gempa pun tetap melakukan operasi. Ini luar biasa. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang tetap memberikan pelayanan dalam kondisi seperti ini,” katanya.
Melki juga meminta perbaikan sementara segera dilakukan, terutama pada fasilitas yang masih dapat digunakan, mengingat musim hujan segera tiba.
“Kita berburu waktu dengan musim hujan. Karena itu, persiapan harus dilakukan sekarang,” tegasnya.
Selain memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan, Gubernur memberikan perhatian khusus kepada tenaga kesehatan yang turut menjadi korban gempa. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Nagekeo mendata rumah para nakes yang mengalami kerusakan agar segera mendapat bantuan.
“Para nakes ini, sekalipun mereka juga terdampak, ada yang rumahnya rusak berat, tetapi masih berdiri di garda terdepan memberikan pelayanan. Saya minta diberi atensi khusus. Harus didata betul rumah-rumah mereka yang rusak dan harus dibantu,” tegas Melki.
Gubernur menegaskan, keberlangsungan pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam penanganan bencana. Karena itu, pemerintah tidak hanya mempercepat pemulihan fasilitas rumah sakit, tetapi juga memastikan pasien, tenaga kesehatan, dan kebutuhan operasional tetap terpenuhi.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov NTT mempercepat pemulihan layanan dasar dan fasilitas kesehatan yang terdampak gempa di wilayah Flores.(**/m45)






