KUPANG, terasntt.co — Selama liburan IdulFitri 2026 Bank NTT Siaga 24 Jam untuk mengantisipasi lonjakan transaksi. Layanan perbankan dilakukan secara optimal dengan memperkuat kanal digital, jaringan transaksi serta operasional terbatas.
Demikian hal ini disampaikan, Direktur Umum dan SDM Bank NTT, Rahmat Saleh kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Rahmat Saleh menjelaskan, bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perseroan untuk menjamin kelancaran transaksi nasabah selama momen Lebaran.
Untuk itu lanjutnya, mendukung aktivitas transaksi masyarakat, Bank NTT telah mengoperasikan jaringan luas yang terdiri dari sekitar 250 unit ATM dan CRM, 1.800 Agen Laku Pandai, 16.500 Agen Dia Bisa, 24.700 outlet QRIS, 2.675 mesin EDC, serta 5.800 pengguna layanan Cash Management System (CMS).
“Seluruh jaringan tersebut terintegrasi dan dapat diakses secara real time,” katanya.
Selain layanan digital, Bank NTT juga menyiapkan operasional terbatas selama 24 jam di sejumlah kantor fungsional, yakni di RSUD WZ Johanes Kupang, RSUD Kalabahi, dan RSUD Waingapu, guna memastikan kebutuhan layanan tetap terpenuhi selama libur panjang.
Menurutnya para nasabah diimbau memanfaatkan aplikasi mobile banking Bank NTT, yakni Be Pung Mobile, yang menyediakan berbagai fitur transaksi, termasuk layanan tarik tunai tanpa kartu di ATM.
Bank NTT menyiapkan dana tunai sekitar Rp 500 miliar untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat. Dana tersebut akan didistribusikan melalui ATM/CRM serta layanan kas pada kantor fungsional.
Rahmat menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, termasuk di tengah periode libur panjang. “Masyarakat jangan ragu menggunakan fasilitas layanan digital Bank NTT yang mudah, cepat, dan aman. Kami siap melayani kebutuhan nasabah selama periode libur Idul Fitri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pihak bank, seperti permintaan data pribadi, PIN, maupun kode OTP.
” Nasabah diminta selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi Bank NTT, termasuk layanan call center 14013, guna menghindari potensi kejahatan digital,” tandasnya.(**)






