Pascagempa Flores, Menteri PPN dan Gubernur NTT Pacu Pemulihan Terintegrasi

Gubernur NTT Melki Laka Lena berbincang dengan Menteri PPN RI

KUPANG, terasntt.co — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyatukan komitmen mempercepat pemulihan Flores pascagempa. Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat strategis di VIP Bandara El Tari Kupang, Senin (14/9/2026), yang membahas penanganan dampak bencana sekaligus desain rehabilitasi dan rekonstruksi Flores.

Rachmat menegaskan pemerintah pusat berkewajiban mendukung daerah dan masyarakat terdampak bencana. Namun, pemulihan Flores tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik, melainkan harus dibarengi penguatan sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat.

“Bangun fisik penting, jalan penting, jembatan penting, tetapi membangun sumber daya manusia jauh lebih penting,” tegas Rachmat.

Ia juga mendorong agar potensi ekonomi NTT tidak berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi dikembangkan dalam rantai nilai yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Keterhubungan antarwilayah dinilai penting agar potensi masing-masing daerah dapat saling menggerakkan pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Resmikan 27 Ruas Jalan di NTT

Sementara itu, Gubernur Melki mengatakan gempa berdampak pada tujuh kabupaten di Flores yang secara keseluruhan menyumbang sekitar 30–35 persen terhadap perekonomian NTT.

Pemprov NTT bersama tujuh kabupaten terdampak kini mempercepat pendataan kerusakan rumah, sekolah, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan dan infrastruktur lainnya. Pendataan ditargetkan rampung September hingga awal Oktober 2026 dan selanjutnya diuji publik untuk memastikan akurasi data.

“Setelah itu kita harus menuju Jakarta bertemu lagi dengan Pak Menteri Bappenas beserta jajaran dan tentu juga dengan Pak Menko PMK,” ujar Melki.

Menurut Melki, pemerintah pusat juga mendorong penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) sebagai dasar penataan kembali Flores. Momentum pascagempa diharapkan tidak sekadar memulihkan kerusakan, tetapi menjadi kesempatan memperbaiki kualitas pembangunan Flores secara menyeluruh.

Kepala Bapperida NTT Theresia Florentina menambahkan, pemulihan diarahkan melalui penataan pembangunan Flores yang lebih terintegrasi. Koridor utara Flores, yang menghubungkan Labuan Bajo hingga Lembata, dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas, pariwisata, produksi, pengolahan, pemasaran dan rantai pasok antar kabupaten.

BACA JUGA:  Calon Tunggal, Heru Dupe Dipastikan Pimpin HIPMI NTT

Pengembangan Flores juga diarahkan terhubung dengan Sumba dan Timor. Sumba dengan potensi pariwisata dan peternakan, Flores dengan pariwisata bahari dan komoditas unggulan, serta Timor dengan posisi strategis sebagai kawasan perbatasan Indonesia – Timor-Leste.

Gubernur NTT Melki Laka Lena menerima bantuan 32 kontener

Meratus Serahkan 32 Kontainer Bantuan

Dalam kesempatan tersebut, Meratus Group menyerahkan bantuan penanganan gempa kepada Pemprov NTT berupa 32 kontainer berukuran 20 feet berisi sembako dan berbagai kebutuhan logistik.

Bantuan diserahkan CEO Meratus Group Marcel Menaro dan Direktur Utama PT Meratus Line Slamet Raharjo kepada Gubernur Melki dan disaksikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Marcel berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus menggerakkan lebih banyak pihak untuk bergotong royong membantu korban gempa Flores. (*/m45)