NAGEKEO, NTT – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Desa Ngera, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), memaksa puluhan keluarga meninggalkan rumah mereka.
Sedikitnya 40 kepala keluarga (KK) mengungsi, sementara data sementara yang dihimpun dari warga mencatat sekitar 36 rumah mengalami rusak berat akibat gempa.
Kerusakan rumah membuat sejumlah warga tidak lagi berani kembali ke tempat tinggal mereka karena kondisi bangunan dinilai tidak aman untuk dihuni. Mereka pun terpaksa bertahan di tempat pengungsian dengan perlengkapan seadanya.
Di lokasi pengungsian, warga, termasuk anak-anak dan lanjut usia, tidur menggunakan tikar di bawah tenda darurat. Aktivitas mereka berlangsung dalam kondisi serba terbatas, terlebih ketika malam tiba.
Penerangan seadanya digunakan warga untuk menerangi lokasi pengungsian. Mereka memilih berkumpul bersama keluarga sembari berusaha memulihkan diri dari kepanikan akibat gempa yang merusak rumah-rumah mereka.
Selain kerusakan bangunan, sejumlah warga juga dilaporkan mengalami luka-luka. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan dan bantuan darurat semakin mendesak.
Warga Butuh Tenda dan Kebutuhan Dasar
Untuk sementara, kebutuhan makanan dan minuman warga terdampak masih dibantu oleh Pemerintah Desa Ngera.
Seorang warga yang merupakan Bapak Dusun 4, salah satu wilayah yang terdampak, mengatakan bantuan dari pemerintah desa sangat membantu warga dalam kondisi darurat. Namun, kebutuhan terhadap tempat tinggal sementara masih menjadi persoalan utama.
“Untuk saat ini makan dan minum masih dibantu oleh pemerintah desa. Kami sangat membutuhkan tenda untuk keluarga-keluarga yang rumahnya sudah tidak bisa ditempati lagi,” ujar warga tersebut.
Tenda menjadi kebutuhan mendesak karena puluhan keluarga tidak dapat kembali ke rumah yang mengalami kerusakan berat. Tempat berlindung sementara dibutuhkan untuk melindungi warga dari hujan, panas, maupun kondisi lingkungan selama masa tanggap darurat.
Selain tenda, warga juga membutuhkan makanan, air bersih, obat-obatan, selimut, tikar, pakaian, serta perlengkapan untuk bayi dan anak-anak.
Berharap Bantuan Segera Tiba
Warga Desa Ngera berharap pemerintah segera melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap rumah dan warga yang terdampak gempa.
Mereka juga berharap penanganan tidak berhenti pada tingkat pemerintah desa, tetapi segera mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah pusat, BNPB/BPBD, kementerian terkait, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap korban bencana.
Kecepatan penanganan dinilai penting mengingat puluhan rumah mengalami kerusakan berat dan belum memungkinkan untuk ditempati kembali sebelum dilakukan pemeriksaan serta dinyatakan aman.
Di tengah keterbatasan, warga Desa Ngera kini berupaya bertahan dengan saling membantu. Mereka berharap bantuan dan perhatian dari pemerintah serta berbagai pihak segera datang, terutama untuk memastikan kebutuhan dasar dan keselamatan warga selama masa tanggap darurat.(dus)
