Gubernur Melki Apresiasi Gerak Cepat OMK Kisol Bantu Korban Gempa

Gubernur NTT mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada anak Seminari Kisol yang berada di tenda penampungan

BORONG, terasntt.co — Kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dampak gempa bumi di Flores. Hal itu terlihat dari gerak cepat Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Yosef Kisol yang mendirikan posko mandiri dan turun langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena saat mengunjungi Seminari Pius XII Kisol dan Posko Mandiri Paroki St. Yosef Kisol, Manggarai Timur, Sabtu (22/8/2026).
Gubernur tiba di Seminari Pius XII Kisol sekitar pukul 10.00 WITA, setelah sebelumnya mengunjungi sejumlah lokasi terdampak gempa di Manggarai Barat dan Ruteng.

Kedatangan Gubernur disambut Romo Pembina Seminari Pius XII Kisol, Romo Dionisius Labur, dan Kepala SMP Seminari Pius XII Kisol, Romo Felix Edu.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur melihat langsung kondisi bangunan seminari yang terdampak gempa. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan, namun struktur utama bangunan masih dalam kondisi baik.

Untuk sementara, sebanyak 31 siswa kelas XII Seminari Pius XII Kisol harus menempati tenda darurat sebagai tempat tinggal sekaligus menjalankan aktivitas pendidikan.
Gubernur Melki kemudian melanjutkan kunjungan ke Posko Mandiri Paroki St. Yosef Kisol. Posko tersebut menjadi salah satu pusat pelayanan dan distribusi bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Bantuan di posko didistribusikan langsung oleh OMK Paroki St. Yosef Kisol. Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki turut menyerahkan paket sembako untuk memperkuat pelayanan posko bagi masyarakat.

Gubernur mengapresiasi langkah cepat Paroki St. Yosef Kisol, khususnya keterlibatan anak-anak muda yang secara langsung mengambil bagian dalam penanganan bencana.

“Saya mengapresiasi inisiatif Paroki St. Yosef Kisol yang dengan cepat mengambil bagian dalam membantu masyarakat. Lebih khusus lagi, saya memberikan apresiasi kepada Orang Muda Katolik yang terlibat langsung mendirikan posko dan mendistribusikan bahan pokok kepada masyarakat,” ujar Gubernur Melki.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan generasi muda merupakan kekuatan besar dalam menghadapi situasi bencana.

Pemerintah, kata dia, membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan menyentuh kebutuhan warga.

“Dalam situasi seperti ini, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Solidaritas dari masyarakat, gereja, orang muda, dan semua pihak sangat penting. Semangat gotong royong seperti ini harus terus kita jaga,” katanya.

Selain melihat pelayanan masyarakat, Gubernur Melki juga memberikan perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan di Seminari Pius XII Kisol. Ia mengapresiasi para pengelola dan siswa yang tetap berupaya menjalankan proses pendidikan meski berada dalam kondisi darurat.

Kepada para siswa, Gubernur berpesan agar tidak kehilangan semangat untuk belajar dan mengejar cita-cita meski menghadapi situasi sulit akibat bencana.

“Anak-anak harus tetap semangat. Kondisi boleh sulit, tempat belajar boleh sementara, tetapi cita-cita dan masa depan tidak boleh ikut berhenti. Tetap belajar, tetap kuat, dan terus berjuang,” pesan Gubernur.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT memastikan penanganan dampak gempa tidak hanya menyasar kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan pendidikan, lembaga keagamaan, serta kekuatan komunitas dalam proses pemulihan.

Di tengah situasi darurat, gerak cepat OMK Paroki St. Yosef Kisol menjadi gambaran nyata bahwa solidaritas masyarakat dapat menjadi kekuatan penting dalam membantu warga bangkit dari bencana. (**)

Exit mobile version