Gonzalo Muga Sada Tutup Usia, Gubernur Melki: NTT Kehilangan Tokoh Politik dan Olahraga

KUPANG, terasntt.co — Nusa Tenggara Timur (NTT) kehilangan salah satu putra terbaiknya. Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, meninggal dunia pada Sabtu (3/10/2026).

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan duka mendalam atas kepergian Gonzalo. Bagi Melki, Gonzalo bukan sekadar Wakil Bupati, tetapi sosok pekerja keras, sederhana, humoris, terbuka dan berani menyampaikan sesuatu apa adanya.

“Beliau itu orang yang pekerja keras, humoris, sifatnya akrab, dan orangnya apa adanya dalam menyampaikan sesuatu. Entah itu usul, saran, aspirasi, atau apa saja yang menurutnya penting untuk dilakukan atau diperbaiki,” kenang Melki, Minggu (4/10/2026).

Menurut Melki, Gonzalo merupakan tokoh penting dalam politik dan olahraga Nagekeo. Selain pernah memimpin PAN NTT, Gonzalo juga baru terpilih sebagai Ketua KONI Nagekeo dan memiliki perhatian besar terhadap pengembangan atlet daerah menuju PON.

Jejak pengabdiannya semakin kuat saat gempa Nagekeo. Sebagai Ketua Posko Penanganan Gempa Nagekeo, Gonzalo turun langsung ke kampung-kampung terdampak, membawa bantuan dan memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat.

“Di kampung-kampung yang sulit pun beliau turun sendiri. Masuk di berbagai tempat yang sulit tersebut, membawa bantuan, memastikan pemerintah hadir, dan terus memberikan dukungan bagi masyarakat,” ujar Melki.

Melki juga mengenang kesederhanaan Gonzalo saat menghadiri Musda PAN di Manggarai Barat. Saat menjabat Ketua PAN NTT, Gonzalo memilih bepergian menggunakan bus, tanpa fasilitas mewah.

“Betul-betul seperti seorang pemimpin politik yang apa adanya,” tutur Melki.

Melki menyebut Gonzalo sebagai sosok orisinal dan tidak dibuat-buat. Kedekatannya dengan Bupati Nagekeo juga dinilai menjadi kekuatan dalam membangun daerah, termasuk saat menangani bencana gempa Mauponggo.

“Kita semua berduka. Masyarakat Nagekeo berduka, masyarakat NTT berduka. Kita kehilangan salah satu tokoh hebat di Nagekeo,” kata Melki.

Kepergian Gonzalo yang mendadak, diduga berkaitan dengan kelelahan dan serangan jantung, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, Pemerintah Kabupaten Nagekeo, serta masyarakat NTT.

Melki mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan, Pak Bupati dan seluruh jajaran Pemda dan masyarakat Nagekeo, kita semua bisa terus melanjutkan perjuangan dan juga semangat yang sudah beliau berikan bagi kita semua,” tutup Melki. (*/m45)

Exit mobile version