Bank NTT Salurkan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Terdampak Gempa Flores

Foto.dok

RUTENG, terasntt.co — Kepedulian Bank NTT terhadap korban gempa Flores menyasar dunia pendidikan. Sebanyak 20 mahasiswa Unika St. Paulus Ruteng yang terdampak gempa magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 menerima beasiswa masing-masing Rp2,5 juta.

Bantuan diserahkan Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus didampingi Pimpinan Cabang Bank NTT Ruteng Romi Radjalangu kepada perwakilan mahasiswa di Aula Hotel Spring Hill Ruteng, Senin (21/9/2026).

Charlie mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bank NTT untuk meringankan beban mahasiswa dan keluarga yang terdampak bencana.

“Di tengah situasi sulit ini, kami memberikan beasiswa untuk 20 mahasiswa dengan nominal Rp2,5 juta per orang. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujar Charlie.

BACA JUGA:  Diperintahkan Golkar Jadi Calon Bupati Kupang, Ini Tanggapan Jery Manafe

Bank NTT menyerahkan sepenuhnya proses seleksi penerima kepada pihak Unika St. Paulus Ruteng. Mahasiswa yang ditetapkan kemudian akan menerima bantuan melalui rekening masing-masing.

Ketua Yayasan Unika St. Paulus Ruteng, RD. Ledobaldus Roling Mujur, mengapresiasi kepedulian Bank NTT. Berdasarkan pendataan kampus, sekitar 1.200 rumah keluarga mahasiswa terdampak gempa, dengan 89 rumah rusak total dan 487 rusak berat.

Dari 20 penerima beasiswa, lima mahasiswa kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka roboh. Kampus akan memprioritaskan bantuan bagi mahasiswa dengan kerusakan rumah paling parah.

“Di tengah luka dan masa sulit ini, kita tetap saling bergandengan tangan. Kami sangat menyambut baik kepedulian Bank NTT yang membawa berkat bagi Unika Ruteng,” kata RD. Ledobaldus.

BACA JUGA:  Lantik Pj. Walikota Kupang, Ayodhia Kalake Minta Tunjukkan Kompetensi Terbaik, Pengabdian dan Pelayanan Tulus, Komitmen dan Integritas yang teguh

Selain beasiswa, pihak rektorat juga memberikan kebijakan khusus berupa keringanan uang kuliah bagi mahasiswa yang keluarganya terdampak gempa.

Bank NTT juga membuka peluang memberikan bantuan sosial bagi dosen yang turut menjadi korban terdampak langsung bencana.(**)