LARANTUKA, terastt.co — Kegiatan Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) tingkat SMA se-Kabupaten Flores Timur berlangsung seruh dan penuh semangat intelektual di Aula La Menais sejak Senin Rabu, 27 – 29 April 2026. Ajang ini menjadi wadah strategis bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, berargumentasi, serta menyampaikan gagasan secara sistematis dan logis.
LDBI merupakan kompetisi debat antar siswa SMA yang mengangkat berbagai mosi aktual, khususnya isu-isu hangat di Kabupaten Flores Timur dari beragam bidang. Kegiatan ini juga menjadi sarana penjaringan bakat dan talenta generasi muda di bidang literasi dan komunikasi.
Kompetisi ini diikuti oleh 20 tim dari 20 sekolah SMA se-Kabupaten Flores Timur pada babak penyisihan. Dari jumlah tersebut, 10 tim melaju ke babak semifinal, hingga akhirnya 4 tim terbaik bertarung di babak final, yakni:
* SMAN 1 Larantuka
* SMAN 1 Adonara Tengah
* SMAK Frateran Podor
* SMAN Wulanggitang
Kepala Sekolah SMAN 1 Adonara Tengah secara terpisah menyampaikan apresiasi kepada peserta didik dari semua sekolah yang sudah menunjukkan kebolehan dalam debat..
” Mereka datang dari situasi yang berbeda, persiapan yang berbeda. dan masuk 4 besar itu hal yang luar biasa. Jadikan pengalaman ini menjadi hal yang berharga untuk tahun yang akan datang ” . Ujar Yosep Tua yang juga sebagai Pengurus MKKS Kabupaten Flores Timur.
Koordinator umum LDBI, Emanuel Mangu Hurit, menyampaikan rasa bangga atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan serta apresiasi kepada dewan juri, kepala sekolah, guru pendamping, dan para peserta didik.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari:
* Babak penyisihan: Senin, 27 April 2026
* Babak semifinal: Selasa, 28 April 2026
* Babak final: Rabu, 29 April 2026
Pengumuman hasil lomba akan dilaksanakan pada 2 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Seluruh rangkaian Lomba Debat Bahasa Indonesia ( LDBI) digelar di Aula La Menais, yang menjadi pusat kegiatan akademik dan kompetisi pelajar di wilayah tersebut.
LDBI diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas berpikir kritis dan kemampuan komunikasi siswa. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menjaring siswa-siswi berbakat yang dapat mewakili daerah dalam kompetisi yang lebih tinggi.
Setiap babak berlangsung kompetitif dengan sistem eliminasi. Para peserta diuji melalui mosi yang berbeda di setiap tahap, menuntut kemampuan analisis mendalam serta penyampaian argumen yang kuat dan terstruktur.
Menariknya, keempat tim finalis berasal dari latar belakang yang beragam. SMAN 1 Adonara Tengah mewakili wilayah pelosok Pulau Adonara, sementara SMAN Wulanggitang berasal dari daerah yang dikenal rawan erupsi Gunung Lewotobi. Sedangkan 2 sekolah lainya berasa di dalam kota Larantuka.Perbedaan kondisi geografis dan infrastruktur tidak menjadi penghalang bagi para siswa untuk menunjukkan kualitas debat yang unggul.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol semangat pemerataan pendidikan dan kesempatan bagi seluruh siswa, tanpa memandang latar belakang wilayah.
Hasil akhir LDBI bersama cabang lomba lainnya seperti O2SN, LDI, dan FLS3N akan diumumkan dalam apel peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2026, yang sekaligus menjadi momen penghargaan bagi para pelajar berprestasi di Flores Timur.(**)






