Gubernur Melki: Kepala Sekolah Harus Jadi Penggerak Perubahan

Gubernur NTT Melki Laka Lena membuka pelatihan bagi calon kepala sekolah se NTT

KUPANG, terasntt.co — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong calon kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB memperkuat budaya akademik, karakter, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan peserta didik.

Pesan itu disampaikan saat membuka Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB se-NTT Tahun 2026 di Hotel Pelangi Kupang, Senin (5/10/2026).

Menurut Melki, kepala sekolah tidak boleh hanya kuat dalam administrasi, tetapi harus tampil sebagai pemimpin pembelajaran dan penggerak perubahan di sekolah.

“Kita membutuhkan kepala sekolah yang mampu membangun budaya akademik, membentuk karakter peserta didik, serta mendorong mereka menjadi generasi produktif dan memiliki jiwa kewirausahaan,” tegasnya.

Ia meminta calon kepala sekolah mengubah pola kepemimpinan dari sekadar memberi perintah menjadi pemimpin yang mampu memecahkan masalah dan meningkatkan kualitas sekolah.

BACA JUGA:  Mekeng : Penjabat Gubernur NTT Harus Realitas Dengan Kondisi Keuangan Daerah

“Jangan jadikan jabatan sebagai tujuan, tetapi jadikan kepemimpinan sebagai kesempatan untuk melayani,” ujarnya.

Melki menekankan pentingnya kolaborasi. Guru harus diberdayakan, peserta didik didengar, orang tua dilibatkan, dan masyarakat dirangkul agar sekolah menjadi ruang tumbuh bagi generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.

Diklat ini diikuti 294 calon kepala sekolah dari 22 kabupaten/kota se-NTT, terdiri atas 159 peserta pada Tahap I dan 135 peserta Tahap II.

Tahap pertama dilaksanakan secara daring melalui Learning Management System (LMS) pada 26 September–2 Oktober 2026, dilanjutkan pelatihan luring pada 3–12 Oktober 2026 di Hotel Pelangi Kupang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambros Kodo mengatakan, diklat tersebut menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan pendidikan untuk memastikan sekolah memiliki pemimpin yang kreatif, adaptif, inovatif, dan berintegritas.

BACA JUGA:  Resmi Gunakan Logo Baru, BTN Kian Percaya Diri

“Ketika kita membangun sekolah, sesungguhnya kita sedang membangun masa depan Nusa Tenggara Timur,” kata Melki. (**/m45)