WAINGAPU, terasntt.co — Gedung Umbu Hapung Mbai atau Gedung Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Waingapu dinilai cukup layak menjadi venue cabang olahraga (cabor) tenis meja pada PON 2028 NTT. Namun, kepastian rekomendasi masih bergantung pada jaminan kelancaran transportasi udara menuju Sumba Timur.
Penilaian itu disampaikan Technical Delegate (TD) Tenis Meja KONI Pusat, Sunita, saat melakukan visitasi venue di Waingapu, Sabtu (17/10/2026). Ia didampingi Ketua PTMSI NTT Marsianus Jawa dan pengurus KONI NTT Thomas Duran.
Sunita menilai gedung dan fasilitas pendukung telah memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pertandingan. Sejumlah perbaikan ringan masih diperlukan, sementara akses penerbangan Kupang–Waingapu menjadi perhatian utama.
“Kalau soal gedung dan fasilitas sangat layak. Hanya perlu sedikit perbaikan. Namun, saya khawatir dengan transportasi udara. Jika terjadi keterlambatan penerbangan hingga 40 jam, tentu akan mengganggu jadwal pertandingan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu menjamin koordinasi dengan maskapai agar penerbangan berjalan lebih andal. Jika persoalan tersebut dapat diatasi, pihaknya siap merekomendasikan Gedung MPL Waingapu sebagai venue tenis meja PON 2028.
Selain berlokasi strategis di pusat kota dan dekat kawasan perhotelan, gedung ini memiliki fasilitas parkir, tempat latihan, toilet, serta delapan ruangan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan panitia, tim medis, ruang ganti, dan media.
Kelayakan venue pun dinilai tidak hanya ditentukan oleh kesiapan gedung, tetapi juga kepastian akses transportasi demi kelancaran penyelenggaraan PON 2028.(m45)
