JAKARTA, terasntt co — Resmi menjadi cabang olahraga (Cabor) Olimpiade, KONI Pusat mersetuai Squash Indonesia dipertandingkan pada PON XXII 2028 Nusa Tenggara. Squash telah menunjukkan keikutsertaannya dalam berbagai multievent internasional seperti Asian Games dan SEA Games dan akhirnya ditetapkan sebagai Cabor Olimpiade.
Menindaklanjuti hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Squash Indonesia (PB.PSI), Alvin Kennedy, beraudiensi dengan Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, di Jakarta, Senin (30/3/2026).
Hasil audiens tersebut terjawablah harapan Ketum PB-SI Squash menjadi salah satu Cabor yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTT–NTB) yang akan berfokus pada cabang olahraga Olimpiade.
“Kami ingin melaporkan beberapa agenda strategis kami, salah satunya bahwa Squash telah resmi ditetapkan sebagai cabang olahraga Olimpiade, sekaligus ingin berkoordinasi dan meminta arahan terkait penyelenggaraan PON, kami berharap dengan adanya kabar gembira tersebut, Squash dapat dipertandingkan dalam PON XXII/2028 NTT-NTB.,” ucap Alvin Kennedy di hadapan Ketum KONI pusat.
Mendengar kabar baik tersebut, Ketum KONI Pusat memberikan apresiasi serta respon positif kepada PB.PSI.
“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya memberikan apresiasi kepada PB.PSI di bawah kepemimpinan Bapak Alvin Kennedy telah berhasil meraih beberapa capaian yang membanggakan, salah satunya dengan menjadi salah satu cabang olahraga Olimpiade.,” ungkap Ketum KONI Norman.
“KONI Pusat menegaskan bahwa Squash akan dipertandingkan pada PON XXII/2028 NTT-NTB.,” lanjutnya.
Sebagai tindak lanjut, diperlukan koordinasi lintas daerah antara NTT dan NTB untuk memastikan kesiapan venue serta dukungan pelaksanaan pertandingan squash pada ajang multievent nasional terbesar tersebut.
Selain itu, dalam upaya memperkuat ekosistem squash nasional, PB.PSI diarahkan untuk fokus pada sejumlah aspek strategis. Di antaranya adalah pengembangan atlet melalui kompetisi berjenjang seperti SEA Games, Asian Youth Games, dan Asian Games yang menjadi jalur kualifikasi menuju Olimpiade, serta peningkatan kualitas pelatih melalui program sertifikasi.
PB.PSI juga terus memperkuat penyelenggaraan kompetisi nasional dan internasional, seperti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang direncanakan berlangsung pada Juni mendatang, serta SEA Cup yang akan digelar pada 15–20 Agustus mendatang. Ajang internasional ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing atlet Indonesia di kancah global, serta menjadi nilai tambah bagi Indonesia sebagai tuan rumah.
Dengan dukungan berbagai pihak, Squash Indonesia diharapkan dapat terus berkembang dan meraih prestasi yang membanggakan di tingkat dunia.(**)






