Bank NTT Relaksasi Kredit Korban Gempa Flores, Portofolio Terdampak Capai Rp79 Miliar

Direktur Kredit Bank NTT, Aloysius Geong (tengah), saat memberikan ketarangan terkait Relaksasi Kredit bagi Debitur terdampak gempa Flores, akhir Agustus lalu/ ft doc

KUPANG, terasntt.co — Bank NTT memberikan relaksasi kredit bagi nasabah yang terdampak gempa bumi di wilayah Flores. Berdasarkan identifikasi awal, portofolio kredit terdampak mencapai sekitar Rp79 miliar.

Direktur Kredit Bank NTT, Aloysius Geong, mengatakan kebijakan relaksasi tersebut telah berjalan dan petunjuk teknisnya sudah disampaikan kepada seluruh kantor cabang di wilayah Flores.

“Kami bahkan sudah berinisiatif melakukan relaksasi sebelum ketentuan POJK diterbitkan. Saat ini data debitur terdampak juga sedang diproses untuk disampaikan kepada OJK,” ujar Aloysius kepada wartawan, Kamis (8/10/2026).

Ia menjelaskan, relaksasi kredit dapat diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari penjadwalan ulang pembayaran, pemberian keringanan hingga penangguhan kewajiban kredit.

Namun, pemberian relaksasi tidak dilakukan secara otomatis. Bank NTT terlebih dahulu melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi usaha dan tingkat kerugian setiap debitur.

BACA JUGA:  Launching Beras Nagekeo, Gubernur Ajak Masyarakat Mencintai Produk Lokal

Menurut Aloysius, dampak gempa terhadap nasabah berbeda-beda, mulai dari kategori ringan, sedang hingga berat. Karena itu, bentuk keringanan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing debitur.

“Kita tidak boleh keluar dari aturan dan prinsip kehati-hatian. Harus dipastikan apakah kesulitan yang dialami debitur memang akibat bencana atau sudah terjadi sebelumnya,” tegasnya.

Bank NTT memastikan proses pendataan dan verifikasi terus dilakukan agar relaksasi kredit tepat sasaran, sekaligus membantu pemulihan ekonomi masyarakat Flores pascagempa.(**)